Embroidery is decoration made on fabric or other materials with sewing needles and thread. In addition to yarn, decoration for embroidery or embroidery can use materials such as metal pieces, pearls, beads, feathers, and sequins.

Among the types of stitches commonly known in embroidery are chain stitches, plain stitches, hem stitches, and cross stitches. Besides being sewn by hand, embroidery is made with sewing machines and computer embroidery machines.

The fabrics and threads used for the art of embroidery vary according to place and country. For thousands of years ago, cloth or bedding made of wool, linen and silk has been used to make embroidery. In addition to yarn from wool, linen, and silk, modern embroidery uses cotton or rayon embroidery.

Embroidery is not the same as woven. Weaving is a technique in making cloth that is made with a simple principle, namely by combining yarn lengthwise and transversely. In other words alternating between warp and weft threads. Woven fabric is usually made of wood fiber, cotton, silk, and others.

Woven fabric manufacturing is common in Indonesia, especially in the regions of Java, Sumatra and Kalimantan. Usually the production of woven fabric is made on a household scale. Some areas that are famous for the production of woven fabrics are West Sumatra, Palembang and West Java.

Weaving art is closely related to the system of knowledge, culture, beliefs, the natural environment, and the system of social organization in society. Because social culture in society is diverse, the art of weaving in each region has differences. Therefore, the art of weaving in society is always particular or has characteristics, and is part of the cultural representation of the community. The quality of woven is usually seen from the quality of the material, the beauty of the colors, motifs, patterns and the variety of decoration.


Sulaman atau bordir adalah hiasan yang dibuat di atas kain atau bahan-bahan lain dengan jarum jahit dan benang. Selain benang, hiasan untuk sulaman atau bordir dapat menggunakan bahan-bahan seperti potongan logam, mutiara, manik-manik, bulu burung, dan payet.

Di antara jenis tusukan yang umum dikenal dalam menyulam adalah tusuk rantai, tusuk jelujur, tusuk kelim, dan tusuk silang. Selain dijahit dengan tangan, sulaman dibuat dengan mesin jahit dan Mesin Bordir komputer.

Kain dan benang yang dipakai untuk seni bordir berbeda-beda menurut tempat dan negara. Sejak ribuan tahun yang lalu, kain atau bedang dari wol, linen, dan sutra sudah dipakai untuk membuat sulaman. Selain benang dari wol, linen, dan sutra, sulaman modern menggunakan benang sulam dari katun atau rayon.

Sulaman tidak sama dengan tenunan. Tenun merupakan teknik dalam pembuatan kain yang dibuat dengan prinsip yang sederhana, yaitu dengan menggabungkan benang secara memanjang dan melintang. Dengan kata lain bersilangnya antara benang lusi dan pakan secara bergantian. Kain tenun biasanya terbuat dari serat kayu, kapas, sutra, dan lainnya.

Pembuatan kain tenun ini umum dilakukan di Indonesia, terutama di daerah Jawa, Sumatera, dan Kalimantan. Biasanya produksi kain tenun dibuat dalam skala rumah tangga. Beberapa daerah yang terkenal dengan produksi kain tenunnya adalah Sumatera Barat, Palembang, dan Jawa Barat.

Seni tenun berkaitan erat dengan sistem pengetahuan, budaya, kepercayaan, lingkungan alam, dan sistem organisasi sosial dalam masyarakat. Karena kultur sosial dalam masyarakat beragam, maka seni tenun pada masing-masing daerah memiliki perbedaan. Oleh sebab itu, seni tenun dalam masyarakat selalu bersifat partikular atau memiliki ciri khas, dan merupakan bagian dari representasi budaya masyarakat tersebut. Kualitas tenunan biasanya dilihat dari mutu bahan, keindahan tata warna, motif, pola dan ragam hiasannya.