LAPEK PISANG : JAJANAN TRADISIONAL MINANGKABAU YANG SEDERHANA TAPI MENGGODA

Di tanah Minangkabau, banyak kuih tradisional yang masih kekal sampai hari ini. Walaupun sekarang sudah banyak makanan modern, kuih-kuih lama tetap dicari orang. Salah satu yang cukup dikenali ialah lapek pisang. Kuih ini mungkin nampak sederhana saja, tapi rasanya memang sedap dan sering mengingatkan orang pada suasana kampung.

Seperti namanya, bahan utama lapek pisang tentu saja pisang. Biasanya orang menggunakan pisang yang sudah cukup masak supaya rasanya lebih manis. Pisang itu akan dilenyek dahulu, kemudian dicampur dengan tepung beras atau tepung pulut. Selepas itu dimasukkan sedikit gula dan santan supaya adonannya lebih lembut dan berlemak.

Bila semua bahan sudah dicampur, adunan itu akan dibungkus menggunakan daun pisang. Dari dulu sampai sekarang, daun pisang memang sering digunakan untuk membungkus kuih tradisional. Selain mudah didapati, daun pisang juga memberi bau yang harum bila kuih itu dimasak.

Lapek pisang biasanya dimasak dengan cara dikukus. Semasa dikukus, bau pisang yang manis bercampur dengan aroma daun pisang mula terasa. Bau itu saja kadang sudah cukup membuat orang di rumah tertanya-tanya bila kuih itu akan siap.

Bila sudah masak, tekstur lapek pisang biasanya lembut dan sedikit kenyal. Rasanya tidak terlalu manis, tapi cukup sedap dimakan begitu saja. Ada juga yang suka menikmatinya bersama secawan teh panas atau kopi, terutama pada waktu petang ketika sedang santai.

Di beberapa tempat di Minangkabau, lapek pisang masih mudah dijumpai di pasar tradisional. Ada juga keluarga yang masih membuatnya sendiri di rumah, terutama bila ada waktu lapang atau ketika berkumpul bersama saudara. Walaupun bahan yang digunakan tidak banyak, kuih ini tetap punya rasa yang istimewa.

Lapek pisang sebenarnya bukan sekadar makanan ringan. Ia juga menjadi sebahagian daripada warisan masyarakat Minangkabau yang sudah ada sejak lama. Dari generasi ke generasi, cara membuatnya terus diajarkan supaya kuih tradisional seperti ini tidak hilang begitu saja.

Jangan lupa ambik pakej bersama BMW 2002 Tour and Travel, supaya perjalanan ke Minangkabau jadi lebih mudah dan menyenangkan sambil merasakan sendiri berbagai kuih tradisional Minangkabau seperti lapek pisang ini, tentu lebih seronok kalau datang langsung ke tanah Minang. Selain boleh menikmati makanannya, kita juga dapat melihat sendiri budaya dan suasana kampung yang masih terasa kuat.

WE GUIDE YOU TO BEAUTY

Penulis: Chindy Amelia

Share This Post!

PT. Bukittinggi Minang Wisata 2002 Tour, more famous with brand name BMW 2002 Tour was established in 2002 in Bukittinggi.

Office Hours:

Mon – Sat: 08.00 AM – 17.00 PM,
Sunday: CLOSED

About Us

With a solid and professional team, we are committed to providing the best service. We offer Padang Bukittinggi – Pekanbaru Tour Packages, Transportation, MICE, Flight Tickets, and other services.

You have been successfully Subscribed! Ops! Something went wrong, please try again.

© 2025 PT Bukittinggi Minang Wisata | Developed with ❤️ by Jagoweb