
Pangek Sasau merupakan salah satu kuliner tradisional khas Minangkabau yang berasal dari kawasan sekitar Danau Singkarak, Sumatera Barat. Hidangan ini dikenal sebagai masakan ikan dengan bumbu rempah yang kaya rasa, menjadikannya salah satu sajian khas yang sering dinikmati oleh masyarakat setempat maupun wisatawan yang berkunjung ke daerah tersebut.
Bahan utama dari olahan makanan ini, yaitu ikan air tawar yang hidup di Danau Singkarak. Ikan ini kemudian dimasak dengan berbagai rempah khas Minangkabau seperti cabai, bawang merah, bawang putih, kunyit, jahe, dan asam kandis. Proses memasaknya biasanya dilakukan dengan cara dipangek, yaitu dimasak dengan sedikit kuah hingga bumbu meresap sempurna ke dalam ikan.
Ciri khas dari Hidangan tradisional ni terletak pada rasa kuahnya yang gurih, pedas, dan sedikit asam. Warna kuahnya biasanya merah kekuningan kerana penggunaan cabai dan kunyit sebagai bumbu utama. Kuah yang tidak terlalu banyak membuat rasa rempah lebih kuat dan menyatu dengan daging ikan.
Selalunya disajikan sebagai lauk utama yang dinikmati bersama nasi hangat. Hidangan ini juga menjadi salah satu pilihan menu yang dapat ditemukan di rumah makan tradisional di kawasan Solok dan Tanah Datar.
Selain menjadi makanan sehari-hari masyarakat lokal, tetapi juga menjadi bagian dari kekayaan kuliner Sumatera Barat yang menarik untuk dicuba oleh para pelancong. Bagi wisatawan yang datang, mencuba olahan ikan yang unik ni secara langsung boleh menjadi pengalaman kuliner yang melengkapi perjalanan mereka di tanah Minangkabau.
Bagi yang ingin merasakan sendiri keindahan Danau Singkarak sambil menikmati nikmatnya ikan dengan kuah yang gurih, korang boleh merancang percutian with BMW 2002 Tour. Menjelajah keindahan alam Sumatera Barat sambil mencuba berbagai kuliner khasnya dengan mengambil pakej 4D3N Sumatera Barat Rancak Bana.
WE GUIDE YOU TO BEAUTY
Penulis : Bunga Syukria


